Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘DISKUSI’ Category


sebuah gangguan di arena umum

Jika ada rombongan bonek/ supporter bola : menggaggu nyamannya para stand/ bakul/ lapak/ kios di stasiun (sebut saja Solo beberapa waktu lalu yang akibatkan pecahan beberapa jendela, etalase), apa manfaat buat mereka…..??? ingin tunjukkan : Ini Lhoo Bonek (Bondo Nekad, bila mau lewat dengan ID, Status nya…..!!! Atau pemerintah yang aka naikkan BBM di susul beberapa kota ada : demo entah kecil atau besar, apa manfaatnya…..???Atau sebenarnya siapa yang mengganggu : keputusan ini atau para pendemo….??? Tentu saja akan nuai kesimpulan dini bila memang ” semua kurang atau tidak matang “, terlebih salah pengertian terhadap kalkulasi/ hitungan terhadap sebuah produksi saat ini.

Bahkan BLOG ini (saifulhadiningratan.wordpress.com) yang kita miliki satu satunya buat ” telurkan atau sampaikan ” IDE nyaris tak luput dari gangguan. Tiap tulisan muncul : di channel dashboard selalu muncul SPAM yang jumlahnya tak terkendali. Ada links : obat kuat, sex video, dan macem macem yang berbau porno. Tiap buka/ organise BLOG, harus rajin hapus permanen beberapa ” Barang Aneh “…..???? kenapa tidak terus berkomentar saja atau sekedar titip iklan….??? sembunyi sembunyi terus….???? Yahh, barang aneh……sedang TREND. Kemarin saat ada demo kenaikan BBM, Orang-1 Indonesia sempat sebut ” aliran atau organisasi aneh “, hanya kebetulan dilakukan kelompok yang memang saat ini selalu bersebrangan….

Atau bila anda stel radio saat pengajian tiba, kejadian nyata bila kita sedang di rumah orang tua. Begitu di setting buat dengarkan pengajian atau siaran Islami, woooo…woooo…..luar biasanya gangguan itu. Entah overlapping frekuensi, kemresek, atau lagu lagu nyasar. Padahal diluar acara ini, aman aman saja…..Knapa bisa demikian…?? inilah masalahnya. Hambatan atau Gangguan, tak akan pernah raib termasuk dunia maya/ internet…..Mungkin kalimat yang PASS, berbahagialah anda bila ” banyak gangguan. Jika tidak ada, bukan berarti sangsi kualitas, namun PENGHAMBAT-PENGGANGGU akan muncul tatkala : sebuah suara hati akan di-umumkan….Tak terkecuali apapun jenis dan sifat nya…..hingga Gangguan Tetap Ada Hingga Akhir Zaman

Read Full Post »


Menilik beberapa berita Rekening Gendut dari Staff Pajak, jadi ingat dulu saat mau ambil Tema atau Karya Tulis tentang NJOP : Nilai Jual Objek Pajak. Saat itu Pembimbing sudah menilai di tengah tengah penelitian atau observasi data : akan banyak kesulitan akibat VARIABEL DATA banyak yang sudah tidak STANDAR alias BAKU dalam aturan yang dibuat oleh Ditjen Pajak sendiri. Masa sekarang, tentu sudah ada Tim Penilai secara ilmiah dan realistis, dibuktikan dengan banyaknya Konsultan Penilai yang berasal dari SWASTA.

Guwe Mahh.....Salesnya Pajak

Meski Pembimbing II yang berasal dari Pejabat yang terkait, saat itu KP PBB Surakarta serta dari alumni yang sama. Akan tetapi basic atau objek penulisan sangat beda. Beliau/ Sang Pejabat itu : visi misinya sebagai Birokrat (tentu lebih longgar) dalam hal ” sajian data “. Bapak Pejabat tsb kebetulan juga sedang S2 di Jogja. Kedekatan saya, beliau juga seorang putra Ulama tersohor di daerah Banyumas/ Purwokerto sekaligus pahlawan lokal yang sangat dikenal….

Pembimbing Utama ( Dosen ) : meragukan serta menyangsikan kesimpulan atau RESUME yang didapat dari skripsi/ penelitian bila ” tetap dilanjutkan “. Besaran/ Variabel yang ada dalam Juklak, bila dikonfrontir di lapangan : akan beda jauh. Bagaimana menentukan NILAI atau HARGA, sedang kenyataan di lapangan : BELUM ADA STANDAR NYA….??? Sedangkan jumlahnya BANYAK SEKALI…..???? inilah masalah utama, dan akhirnya meski dengan berat hati : Judul serta Tema saya REJECT alias GANTI JUDUL dengan bahasan lebih specifik Teknis ke Disiplin Bidang ( Statistik Buat Pengukuran Yang Dihasilkan Alat Yang Berbeda ). Murni : Observasi dan Netral

Contoh Real : Tabel dari PBB untuk jenis Lantai, Dinding, Pagar punya tabel : Keramik, Porselin ( Lantai ), Tembok, Kayu, Bambu ( Dinding ), Besi, Tembok campur Besi, Alumunium dll ( Pagar ). Masih banyak lagi variabel lain yg tak bisa sebut one by one nya.

Jenis Ini : Susah Tentukan NJOP nya....??

Di alam nyata, kata Broery : Semangka Berdaun Sirih……jenis barang barang itu : sudah tidak ada atau nilainya lebih tinggi. Sebut saja : Hotel Bintang 5, Rumah Mewah Konglomerat, Gedung Pertemuan Ekspatriat, Gedung Jangkung dengan bahan import.
Bagaimana menentukan NILAI OBJEK PAJAK nya, jika yang ada dalam ATURAN sedang du lapangan NIHIL…..??? Polisi saja kadang kesulitan untuk ungkap kejahatan, bila itu diluar SOP atau Juklak….

Inikah, yang akhirnya oleh Petugas lapangan atau Surveyornya DISALAHGUNAKAN dengan berikan VALUE atau HARGA semaunya : hingga LAPORAN bisa dimainkan…..???? Harga Yang tidak ada dalam TABEL, dengan Label Petugas Negara : se-enaknya saja tentukan NILAI dan SEMUA INCOME masuk ke kantong pribasi sedang laporan ke Dinas : Wajar Wajar saja……????

Allohu A’lam…….Sesama mantan Surveyor : semua ini bisa terjadi dan tergantung pada CENTHELAN……
Ini sebagian SAMPLE dan CONTOH saja ( PBB : Pajak Bumi dan Bangunan ). Sedang PAJAK tentu banyak sekali : divisinya.

Read Full Post »


Materi Daam Tajwid Dalam Diagran Moderen

Kira Kira Dwi Minggu-an lalu, saat ada kajian sedehana (peserta yang sedikit), penulis ditanya : kemana Mas ini mendapat ilmu ( ranah/ telaah Islam )…..!???. Di Lembaga seperti jamaah Nahdhiyyin ( NU ), pertanyaan seperti ini ” wajar dan lumrah “. Ada syarat syarat dan Garis ketentuan, dimana seseorang boleh mensiarkan atau melakukan pembelajaran bila mempunyai ” sanad atau jalur khusus ” yang sambung dengan (tokoh tokoh legitimate yg bersangkutan), bahkan nyambung hingga Rosululloh SAW. Saat temu kawan Paketu Ormas suatu kota, beliau infokan : Habib XXX itu hafal Guru Gurunya hingga Nabiyyulloh SAW (ungkapnya)….Mangtabs lah….jika memang demikian.

SaatBocah : memang kita sudah akrab dengan lingkungan ponpes mini (kampung), alm. Kakek : Abdusshomad menantu alm. Abu Amar (pengasuh ponpes Jamsaen Solo). Jamsaren : diantara ponpes awal di negri ini. Istri ke-3 Abu ‘Amar yang berasal dar Madiun/ Sewulan adalah Nak Ndulur istri alm. Hasym Asy’ari : pendiri NU. Abu ‘Amar dengan istri 3 dengan putra/i nya : 21 orang. Diantara putri Abu Amar : dijodohkan dengan alm. AR Fahrudin ( tokoh Muhamadiyah yang legendaris di Jogja ), disamping sebagai anggota Dewan, Pak AR demikian akrabnya) : masih jualan bensin ecer disamping Ulama Muhamadiyah yang disegani (Runtuhnya Singgasana Kyai : 2003), dimana Penulis buku ini kader NU, Muda namun sudah wafat.

Langsung saja, Penulis akrab dg seni baca Al Quran/ Tilawah tamat hingga SMP. Pelajaran diperoleh dengan HUNTING GRATISAN kemana tempat yang ada, maklum zaman dulu masih banyak di kota Solo. Sedang TAJWID langsung dengan Sang Kakek yang memang sangat Bagus Bacaanya disamping Ahli Tafsir namun sangat Lembah Manah/ Low Profile. Diantara Guru Qiro’ ini sebut saja : Ibu Muslimah yang Cantik bak Model, Mas Ir. Arifin (skr Dosen Undar Jombang), Ibu Lilis (sdr Ipar, juara MTQ Bandung ), serta Kaset kaset baik Nanang Qosim, Aisyah Jamil, Mohamad Dong. Buat Kalangan Qori, nama nama ini pasti sangat akrab dan bawa nama Indonesia di Tingkat Internasional. Khusus TAJWID : Sang kakek, sangat DISPLIN sekali antara Jam Belajar dan Setor Bacaan ( macam preman azzah….byee…). Jika Salah dan Keliru, pukulan akan mendarat, namun tingkat nya buat pendidikan anak. Dari kelas 4 SD awal dikenalkan TAJWID, baru SMP kelas III kami dinyatakan LOLOS semuanya/ sayang gak ada ijasahnya yang penting percaya dan kurang lebih diatas 10X Khatam Quran serta CEK LANGSUNG dengan Sang Kakek, Di samping itu alhamdulillah Tingkat Solo : MTQ sudah mencapai Juara II. Mas Jamil (kakak kelas SMP), Mas Imron yang Model juga Model Pria Muda Solo saat itu : selalu bersaing di kancah MTQ baik tingkat kota/ propinsi….Knapa Hunting Gratisan….??

Kebo ini Dijuuki Kyai Juga oleh Tradisional People

Di Solo hingga sekarang, komunitas Pengajian sangat Variatif dari yang kampungan hingga disorot Dunia (Ponpes Al Mukmin Ngruki). Beberapa Tokoh Solo saat itu, penulis meski masih bocah sudah biasa mendengar obrolan dengan Sang Kakek, karena memang Kakek disamping Perintis Al Islam Solo, tidak afilisiasi dengan Partai, Ormas, Organisasi lain. Sebut saja alm Abdulah Tufail Saputra (founding MTA) yang sekarang MAJU PESAT, alm Abdulah Mardjuki (Tiga Serangkai, Founding ponpes As Salaam Solo), Amin Rais (Muda), Tokoh NU, Tokoh Mihamadiyah, dan Tak Kalah Penting alm. Abdullah Sungkar : DPO era Orba serta Ust Abu Bakar Ba’asyir (ABB Muda) yang sekarang mendekam sbg tahanan karena FITNAH terorisme era Reformasi Jilid-II. Bahkan diantara Menag RI : alm. Munawir Sadzali murid Beliau juga.

Ini Tulisan Bagian Pertama, dan BERSAMBUNG…..

Read Full Post »


protocolos in logos tanpa termos

Ini sebenarnya status pagi ini, namun alangkah baiknya di_SAVE dalam sebuah BLOG saja. Kenapa di abad digitalisasi segala bidang, seakan Islam diperlakukan sebagai biang keladi ” kekerasan atau kekisruhan dimana mana “………Sedangkan Al Quran sudah tandaskan : siapa saja dari kalangan manusia, mengikuti petunjuk Nabi Muhammad SAW akan peroleh RAHMAD NYA ( QS. Al Anbiya : 107 ). Kisruh atau Ribut di beberapa negri muslim saat ini. memang bukan ISSUE lama. Segala daya dan upaya memang dicreate agar jangan sampai ISLAM mendunia, terlebih hukum hukum nya melebihi bikinan Barat yang sedang gencar kampanye dengan ” demokratisasi ” seluruh bangsa. Apa hasilnya di Irak….??? Apa hasilnya di Yaman….? dsb dsb….The Real Connecting People in Democration Victims “.

Anehnya, di negri mayoritas muslim dimanapun di-justifikasi pelakunya kalangan muslimin pula…..Bagi yang punya daya nalar yang kuat dan logik, ini aneh. Terlebih yang sering mengkaji Al Quran baik Makna Kontekstual serta Aplikasi Di Lapangan. Bila ,mayoritas muslimin tidak bisa merespond dengan baik, perlu BACK TO BASIC lagi dengan wahyu ini. Adanya bencana, musibah, situasi alam yang tak menentu : bila kita dikembalikan ke beberapa ayat Nya, bukan tanpa sebab. Silakan menggali kembali statement ini, benarkah atau cuma tulisan ” semau gue “. Intinya, apapun yang ISLAM akan tampakkan : insya Alloh, selalu ada hambatan dan ganjalan, dan hambatan ini bungkusnya ” sangat manis ” seakan sudah sesuai aturan Internasional. Lihat kampanye Jaringan Islam Liberal : yang hanya diterima bila IMAN kita tipis, tidak bagi mereka yang qolbunya sudah garansi dengan Islam.

Ada contoh menarik, baru baru ini : setelah FPI ( sebuah ormas Islam ), yang selalu dikabarkan oleh media sebagai Ormas Sakit dan Full kekerasan. Media mana yang mau siarkan, beberapa KEBAIKAN dan JASA JASA nya di berbagai daerah. Tak tanggung tanggung, ketua MPR langsung angkat bicara bahkan diamnini dalam Dialog Tadi Malam : Kepala Negara RI dengan Wartawan. Namun beberapa pengamat langsung bereaksi dingin. Justru masalah masalah baru kurang atensi : hanya dilafalkan dengan GLOBAL serta kurang penanganan yang Detail dan Tegas, sedang korban sudah berjatuhan ( pengamat TV One tadi malam ). Tentang Ketua MPR ini simak di links berikut :

bisa saja mengarah ke pembubaran ormas : FPI

Coretan coretan telaah An Nisa 46 oleh Dr. Hasan El Qudsi

Menanggapi berbagai kejadian di tanah air serta impossible/ tak mungkin tanpa campur tangan DUNIA secara GLOBAL, maka sejenak penulis pernah ikuti kajian tafsir QS An Nisa’ 46 beberapa waktu lalu : Bahwa musuh besar dunia dimanapun bhwa kalau bisa seluruh negara yang ada di dunia akan ” di-yahudikan “. Keberaniannya merubah kitab kitab suci : bukti otentik. Membunuh para Nabi Nabi era dulu : bukti eksperimentik, apalagi cuma ummat N. Muhammad SAW. Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, umat ini menyandang sebagai umat Beliau. Apapun bentuk dan jenis negara itu berada, karena Pemilik Alam semesta : ALLOH SWT.

Thus, apapun yang berkaitan dengan umat islam secara khusus dan negri tempat dimana muslimin berada, akan diganggunya. Caranya bisa halus, samar, terang terangan atau harus dengan kekerasan sebagaimana protokol yang mereka buat di bukit Zion. Tentang ini simak saja di :
dokumen protokol di bukit Zion

Keinginannya cuma 1 : jika semua negri negri sudah tunduk, maka berhasil lah mereka sebagai musuh Alloh SWT ( banyak ayat yang terangkan ), akan sesumbar : Kamilah Orang Orang Yang Pernah di-istimewakan oleh TUHAN ( banyak Nabi Nabi dan Raja dari kalangan Yahudi ini diantaranya : Musa AS ( Moses ), Sulaiman AS ( Solomon ), Dawud AS ( David ) dan sekarang saatlah pimpin dunia……..yahh dunia penuh angkara murka…….hanya ini tanggapan penulis….Allohu A’lam Bis Showaabb…….

Read Full Post »


M. Simoncelly : Raja Balap Tewasnya memang bukan di Kasur

Tanggal 22 Januari 2012, awal tragedi diawali tergelincirnya Xenia bernomor B 2578 XI yang dikemudikan Afriani yang renggut nyawa 8 orang di lokasi. Kejadian yang menghujam Mendagri soal seputar minuman keras (miras) yang polemik nya berantai hingga saat ini. Betapa tidak, barang HARAM akan dibungkus regulasi hingga tetap boleh dikonsumsi yang digawangi payung hukum. Alloh SWT : langsung berikan PELAJARAN dan tak tanggung tanggung. Atas peristiwa tersebut, Jasa Rajarja harus keluarkan kocek CASH agar tidak kena komplain berikutnya. Selang sehari tambah korban 1 meninggal. tentang jumlah memang kadang simpang siur, mana yang paling kredible.

korban organ vital Tugu Tani Accident

Kira kira seminggu kemudian disusul Bus Maju Jaya yang masuk jurang sedalam 20 meter di Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, atau di lereng Gunung Cakrabuana, hingga 2 Februari 2012 bertambah menjadi 13 orang. Berikut nama-nama korban tewas kecelakaan tragis tersebut bisa dilihat di :

nama nama korban di Sumedang

Jalur Sumedang yang Penulis pernah ” survey ” daerah ini memang berkontur cukup bergelombang serta jurang yang cukup curam. dalam. Maklum perjalanan dari Bandung menuju Cirebon, jalan negara ini pantas dan layak untuk dilewati. Berbeda cara terjadinya kecelakaan, namun tetap korban berjatuhan tak terhindarkan. Jika kita jeli tarik ulur ke belakang, di malam tahun baru Bus Sumber Kencono di daerah Ngawi. kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa sebanyak 6 nyawa. Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Raya Surabaya-Madiun, tepatnya di Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi Sumber Kencono dengan sepeda motor. Keenam korban tewas adalah penumpang bus.

Kecelakaan Sumber Kencono di Ngawi : 6 tewas

Diorama Pilot dan Penmpang in Cartoon

Nampaknya Perjalanan masyarakat belum sepenuhnya 86 alias aman bin nyaman, oknum Pilot pesawat sebuah maskapai harus berurusan dengan berwajib karena mengkosumsi narkoba. Bahkan terjadi 2 kali untuk waktu yang tidak terlalu lama. pertama di Makasar dan terakhir di Surabaya. Bila perjalanan DARAT dihadapkan pada kelebihan NYALI SOPIR BUS yang bertabiat bak FORMULA-1, di udara justru PILOT atau SOPIR pesawat ini, takkalah berulah. beruntung saat Landing dan Take Off, tidak sedang dalam pengaruh. Kebetulan nama pilot ini nama sama dengan Penulis, cuma beda REJEKI saja lah…..silakan simak per-pilotan dan narkobanya di :

dunia pilot tak luput dari incaran zat adiktiv/ narkoba

Udara, Pejalan Kaki, Naik Angkutan Umum sejenis Bus, wooowww……serasa tidak nyaman terus. Seminggu kemudian atau 9 Februari 2012 serta belum lama berselang dari Sumedang, arena barisan peti mati kembali terulang oleh Bus Sumber Kencono. Meski ada 2 Cus beda nama namun masih 1 grup yakni Sumber Selamat. Sumber Selamat ( SS ), nampaknya mujur terus dibanding saudara kembarnya SK ( Sumber kencono ) yang periode minggu ini atau Kamis harus alami serpa ( kecelakaan maut ) di wilayah Polres Magetan. Dalam penyelidikan yang dilakukan hingga Jumat petang tersebut, tim Puslabfor Polri melakukan penelitian di tiga lokasi. Lokasi kecelakaan yang berada di jembatan Glodog, lalu di Polres Magetan untuk memeriksa bangkai sedan Honda Accord AG-1363-V, dan lokasi terakhir di Polsek Magetan untuk memeriksa bangkai Bus Sumber Kencono W-7503-UY.

Sumber Kencono dalam Posisi Akhir di arena kecelakaan Magetan

Dalam hal berbagai kecelakaan, sudaj selayaknya petinggi jika perlu Presiden ungkap bulan berduka entah bagaimana ekspresinya, sebab kejadian bertubi tubi menunjukkan ada ” yang tak beres ” di instansi paling bawah yang bersentuhan dengan masyarakat langsung. Memang, setalah IJIN PERMIT keluar, semua diserahkan pada otobus yang bersangkutan. Namun, setalah peristiwa Ngawi ( awal tahun baru ), institusi terkait harus LEBIH TEGAS entah peringatan, pembinaan bila perlu pencabutan ijin trayek…….Mau berapa korban lagi menyusul….?? 1 minggu lagi, 2 minggu lagi sedang sejak Tugu Tani hungga terakhir Bus SK : masing masing sekitar 1 minggu saja interval waktu kejadian.

Serentetan Kejadian, sebagai manusia memang syah syah saja analisa via rasional formal yang biasa dikaitkan dengan kondisi fisik. Entah human error atau mekanis error. Ada yang tak kalah tragis, 2 hari lalu di area Sulawesi Utara : oknum Guru yang sedang taraf BELAJAR NYOPIR menubruk siswa siswinya yang saat itu sedang nunggu angkot buat ke sekolah. Ada 9 personil siswa yang tertabrak, namun tidak sempat panjang lebar masuk berita, dibanding Tugu Tani yang cukup sita perhatian publik…

Kapan Republik ini yang dengan pameo ” gemah ripah loh jinawi ” berubah tema bahkan berubah makna menjadi ” tambah sripah saben sasi ” atau dalam bahasa Indonesia : Selalu Bertambah Korban ( baca : nyawa ) setiap bulannya……?????

Read Full Post »


Anda yang biasa pakai Jasa Kereta Api Baik Ekonomi, Bisnis dan Eksekutif pasti bisa dikatakan berhubungan dengan MAKELAR yang entah knapa masih saja ber-oprasi. Padahal, di sisi atas stasiun terpampang jelas : Jangan Beli Tiket Lewat Calo…..!!!!!!!!!! Slogan tinggal Slogan, mendingan dituliskan sekalian : di Loket Habis….??? Belilah Via Calo / Makelaaar….!!!!!. Konsumen Tetap akan Paham dunia ini semua, asal memang dapat tempat duduk : tidak masalah, yang penting urusan Kelar/ Beres…..Untuk Flight/ Pesawat : tentu saat jelang hari Kumat hingga Ahad/ Minggu : tidak asing lagi, bedanya diurus via ” agent ” atau ada juga yang bertebaran, namun cukup ” ber-resiko “. Penulis pernah jual Tiket Flight ini (karena tidak jadi pergi), namun yang penting ” uang kembali “, alhamdulillah : masih ada yang percaya juga.

pemandangan sebuah stasiun sepur

Pas di Stasiun Senin Jakarta rencana tujuan Jogjakarta, beberapa waktu lalu temu dengan Calo/ Makelar dari Solo (alias asal kota sama), karena tiket habis, ditawari seseorang dengan selisih ekonomi : sekitar 20 – 30 rb, bisnis : 50- 70 ribu, buat 3 orang tinggal kalikan saja. Karena merasa se-daerah asal : Nego Lah…..!!!! kata saya….G Bisa Boss…..!!! ini harga sudah patent, karena banyak ” alokasi…?????? “…..Wahh, keyen juga ni bahasaa…!!! gumam saya. Penampilan yang katakan ” kurang ngotani seukuran Jakarta “, ternyata untuk ” cari duit cukup ajib “……Si Calo Bilang, Mas…: dunia Calo biar tetangga kampung di daerah asal entah Jawa atau mana pun berlaku kaidah : Hilang Jawane…….!!!!

Apa mungkin ini yang berlaku buat sang mentri BUMN saat komentari ESEMKA si mobil dalam negri yang dipakai Walikota Solo : Jokowi. Saat masih jadi Bos Jawa Pos Group : selalu galakkan dan promo produk domestik/ terutama dari Jawa Timur, giliran jadi mentri : Lupa Montor eee……..Ahhh, memang dunia bak roda : kadang keras, kempes, atau sekedar pentil nya raib…….

Read Full Post »


seseorang berjubah menatap barokahnya Sang Kholiq

Selintas Lintas nya pikiran kita, tidak bisa nutup mata kenapa masih ada saja pihak/ warga yang jadi korban (maaf : pemukulan petugas pengawal agenda presiden) saat visit dan hadir pada pertemuan Jamaah Ahlu Thoriqot. Meski tanpa pertanyaan dulu, tetap saja pelintas yang seorang BURUH-KARYAWAN mutlak dipersalahkan, sedang jalan itu untuk umum…?? lihat saja links berikut, si korban : seorang pemuda yang naik motor setelah dari tempat kerja :

Pemuda Yang Dipukul Petugas Saat Lintas

Sedang sebelumnya, telah terjadi kecelakaan rombongan tamu agung sebelum sampai tujuan yang dimaksud ( ponpes Al Munawwariyah Malang ). Sengaja Nama ini kita angkat, mengingat dulu alm. ayah saya pernah punya percetakan dg nama Al Munawwar yg lokasinya di Nganjuk Jawa Timur. Entah karena apa, sakit jelang wafatnya atau lainnya : percetakan ini tidak terurus. Sedang Al Munawwariyah di Malang : sebabkan tujuan kurang mulus/ adanya kecelakaan sebelum di lokasi, seperti Links berikut :

road accident rombongan tamu agung di Malang

Adalah Muktamar Jam’iyyah Thoriqot di Malang, RI-1 menyampaikan orasi, pembukaan, sekapur sirih agar acara atau event berjalan lancar (ini harapan semua khalayak dimana pun), sebagaimana Links berikut :

Review Acara Presiden Di Malang

Tulisan ini tidak ulas materi atau subtansi seminar/ muktamar, sebagai refferensi penulis pernah bersua dengan putra pendiri (meski saat bocah, masih sangat hafal wajahnya) yakni Thariqot Naqsyabandiyah/ Qodiriyah Indonesia : alm KH Musta’in Romly Jombang yang sekaligus pernah tinggal di tempat asal penulis (Jati Katerban, Nganjuk), saat jelang wafat pasca keelakaan yang menimpanya. Akan tetapi tentu banyak hal dari tema muktamar ini. Tentang alm. Musta’in Romly dan profil nya , silakan simak di :

memoar alm. Musta'in Romly

Jika memang di Malang, berkumpul para Habaaib (jama’ dari Habib)/ tolong koreksi bila salah, bahkan RI-1 sangat antusias, ada sekelumit pertanyaan : mengapa juga yang bukan Habib (bolehlah dianggap Habib) seperti sosok ustad Abu Bakar Ba’asyir justru tidak ada ruang/ tempat di ranah negri ini….??? semuanya sama : baik rujukan, pengetahuan keislaman, wacana amaliyah dan muamalah dalam kehidupan meski beda dalam hal tatacara dan pemahaman….???

Inilah tentu bukan persoalan mudah, disana ” saling akrab akraban ” sedang di tempat lain seakan ” musuh yang harus dijauhkan bahkan disingkirkan “. Sebagai gambaran : Pemilik Klub Bola : tentu akan bersikap WAJAR TANPA SYARAT terhadap pemain pemainnya atau asuhannya. Namun yang terjadi tehadap Habaaib ini : beda perlakuan. Dalam bahasa sineas : Ada Apa Dengan Cinta : Al Mukarrom Habib…..??? Bila memang HABIB sebagai STANDARISASI kedudukan, toh hanya sementara saja kecuali memang unggul dalam : Ilmu, Akhlaq, dan Amal/ Prestasi. Menutup tulisan sebagai ” berita terkini ” serta agar bisa jadi bahan diskusi dan hikmah yang bisa diambil dari tema diatas, penulis teringat akan sebuah ayat meski jauh (jika menyimpang), namun sangat manfaat : QS. Al Mu’minuun 101

فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ فَلَا أَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَلَا يَتَسَاءَلُونَ

Apabila sangkakala/ terompet (tanda hari Akhir) ditiup : maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.

Tentang Siapa dan Apa Para Habib, mungkin ini salah satu Links saja :

seputar makna Habib

Read Full Post »

Older Posts »