Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘HADIST BUKHORY’ Category


Sepintas dari Judul : apa betul karena Si Inem atau Bibi (Bi’) Minah sang Juragan/ Majikan/ Tuan Besar/ Nyonya besar kebanjiran pahala….???? Dulu gambaran Inem : Pelayan Yang Seksi hingga sempat di-sinetronkan atau bahkan jadi ICON : Pembantu yang sempat menggoda utuhnya Rumah Tangga. Sedang Bibi Minah : Pembantu yang setia namun sudah cukup usia (paruh baya), hingga sudah tidak ada pilihan buat mengabdi Sang Juragan/ Majikan.

Dalam pengajian Radio Persatuan 2 hari lalu, almukarrom KH Mabarrun Jogja via Radio Persatuan : bahas ini dengan cukup humoris meski yang disampaikan Hadist dari Jawaahirul Bukhory (Rangkuman/ Ringkasan) tentang ” Pembantu Memberi Pahala Tanpa Mengurangi Pahala Majikan “. Memang belum LAZIM-UMUM, namun Rosululloh SAW berikan formula/ ketetapan nya sebagai berikut (tertuang dalam Shohih Bukhory : 1425) dan kita sertakan manuskripnya :

BAB : Seseorang Memerintah Penjaga Rumah ( Pembantu, Satpam/ bhs moderen, Tukang Kebun, Asisten dsb) BERSEDEKAH serta TIDAK MENGURANGI keutamaannya.
Langsung Saja (ringkas jalurnya), dari ‘Aisyah RA (istri Nabi Muhammad SAW) berkata, telah bersabda Nabiyulloh SAW : Bila WANITA-ISTRI bersedekah dari sebagian makanan/ hasil/ kepunyaan di rumahnya dengan ” tidak merusak ” atau (ke arah kejahatan), baginya PAHALA-BALASAN serta pahala buat SUAMI-TUAN RUMAH karena itu semua hasil kerja suaminya (bagi yg memang Suami : Pekerja Tunggal). Begitu pula buat KHOOZIN/ PENJAGA/ PEMBANTU seperti itu TANPA MENGURANGI pahala/ balasan masing masing SEDIKITPUN ( Tuan Rumah, Boss, Majikan ).

And soo, berdasarkan info serta keterangan Nabi SAW : semestinya seorang BOSS, MAJIKAN atau Tuan Rumah sekecil atau sebesar apapun untuk BERPACU DALAM MELODY amalan ini. Pahala yang dijanjikan Alloh SWT : tidak berkurang karena mengurangi pihak yang terlibat akibar BEDA PANGKAT. Dan inilah diantara INDAHNYA ISLAM tentang hal di atas. Jika Nabi Muhammad SAW berikan ketetapan, itu artinya sudah mendapat ” petunjuk/ wahyu ” dari YANG MENGUTUS NYA atau ALLOH SWT……Dan Alloh SWT : Dzat atau Sang Pemberi Janji tanpa pernah ” membatalkan/ menyelisihi janji Nya “…..

Muslimin yang biasa baca ayat akan kenal ” Innallooha Laa Yukhliful Mii’aad ” : Bahwa Alloh SWT TIDAK AKAN PERNAH (hingga hari akhir tiba thd amalan hamba Nya), tentang balasan di akhirat….Berbeda dengan janji janji BBM yang akan berikn BLT sebesar apapun, suatu saat BLT akan HABIS, sedang kenaikan : sudah sulit turunnya kecuali : Jarit nya Simbok di Pasar atau Ibu yang suka pakai atau Sarung nya para Pria…..Kalau sarung kagak turun…..??? yahh : tahulah artinya…

Allohu A’lam (Alloh SWT : Dzat Paling Tahu) terhadap nilai balasan ini, jika diberikan sekarang : ohh…..akan berlomba lomba manusia buat raih itu. Kalo perlu TKI TKI atau TKW digratiskan, karena pemerintah ingin berperan thd Pahala Tenaga Kerja bila mereka sisihka sebagian harta/ kekayaan nya. Akibat punya pemikiran sejenis/ QIYASH terhadap Majikan kepada Bawahan/ pembantu……..!!!!

Ifoel – Jogja

Iklan

Read Full Post »


HIKMAH rezim Jilid-II terbuka amalan terutama Infaq, Sedekah and Zakat……kalo semua masyarakat sdh kaya tidak butuh bahkan sdh sulit buat Pemberi Infaq cari : Penerima, justru saat itulah ” kiamat dekat “……( kajian Sohih Bukhory tadi pagi ).

potongan kurma mahal AJWA

Diantara isiannya : Nanti akan datang sebuah zaman, dimana Pembawa Harta yg niat buat Infaq, Sedekah dan semisalnya akan kesulitan mencari konsumen/ penerima. Bahkan Ada ungkapan saat itu : Wooooo, Kalo kemarin saja…..?? kami masih terima, sekarang kami sudah kaya…..!!! Hadist : 1412.

Berbagai Cercaan, Umpatan di era SBY bila kita saksikan di metro TV pagi : yahh memang demikian sejak 2 tahun lalu. Setelah mengetahui Hadist tentang Shodaqoh dan kawan kawannya, tentu ini jadi LAHAN TERSENDIRI. Kesulitan warga, masyarakat mustinya membangkitkan ARENA INDONESIA BERI pada yang kurang mampu, akibat permainan GLOBALISASI yang disamping sunnatulloh, juga SUKAR DI-REM walaupun itu Negri Adidaya.

Takutlah Kalian thd Api Neraka, walo bersedekah dengan ” SYIQQI TAMROTIN “, atau potongan kurma. Potongan di sini : ibaratnya 1 Kurma SUDAH DIKUNYAH, lalu masih SEPARO. Dengan SEPARO inilah (meski bekas kunyahan), bisa selamatkan diri seseorang dengan pemberian dan ISLAM memandang sdh cukup bebaskan Api Neraka ( NAAR ), ini fatwa Rosululloh SAW serta bukan fatwa lembaga, ormas atau partai atas nama Islam ( Hadist 1413 ). Jika kita rujuk Sahih Bukhory, tentu tanpa sedikitpun muslimin dunia ragukan ke-sahihannya, krn kodifikasi Imam Bukhory : TERSOHIH sesudah Al Quran (jumhur Ulama sejak zaman dulu )

sudah banyak edar edisi terjemahanMari kalkulasi : 1 kg kurma : 50.000 isinya 40 potong. Berarti 1 potongnya : Rp.1000,- lbh dikit. Bila dikunyah separo : 600 Rupiah. Dengan 600 Rupiah : sdh bebaskan NERAKA, opo tumon, Rek…..??? Orang Jawa Timur bilang….krn lafadz SYIQQI TAMROTIN : letter lux arti nya memang demikian, bukan kiasan atau Majaz. REALITAS adanya…..Nahh : Kesempatan ini tentu jangan disia siakan, Coba seandainya Anda, Kita, Mereka Punya UANG : 10 Juta, lalu ZAKAT, Infaq, Sodaqoh dll : keluarkan 1 Juta. Harta Tinggal 9 juta….Ternyata Keluar Rumah dan Naik Bus terus ” masuk jurang “….??? Harta SEBENARNYA : YANG TELAH DIKELUARKAN = 1 Juta, sedang 9 Juta : mgkin jadi rebutan, atau jadi fitnah buat ahli waris, atau seperti kasus meninggalnya Presenter Kocak Ade Namnung yang RIBUT pasca wafatnya karena HARTA…….Soo : HARTA, AMALAN MANUSIA = SEBERAPA BESAR YANG DIKELUARKAN, menurut ISLAM : bukan yang di simpan……..

Allohu A’lam…

Read Full Post »


Frekuensi Radio Persatuan Jogja

Diantara Branding Radio Persatuan Jogjakarta yang @sorenya : siarkan pengajian dengan Pembacaan Hadist Jawaahirul Bukhoory ( Ringkasan ), yang entah kapan mulainya. Kita temukan gelombang ini, dan @sore jika tak lupa ingin selalu merekam (recording ). Jawaahirul Bukhoory, sebuah RESUME atau Ringkasan dengan materi terpilih dari keseluruhan Kitab Sahih Bukhory, yang tentu jumlahnya ribuan ( mendekati 8.000 hadist )….wahh lupa bener nihh tentang jumlah keseluruhan.

Almukarrom KH Mabarrun, dengan bahasa santun, ndagel (jawa), humoris, namun karena sumber bacaan Al Bukhory, sikap TEGAS NYA nampak sekali. Penulis tidak segan untuk mendengar sambil apa saja, maklum Al Bukhory : matannya belum tentu ada di kitab kitab lainnya….Inilah BRANDING Al Bukhory, yang menurut Jumhur Ulama sejak dulu : dianggap kitab tersohih sesudah Al Quran…..

Semoga Mbah Mabarrun, setia setiap saat dengan siaran radionya yang didukung oleh Pebisnis Jogja yang insya Alloh Muslim Sejati : Bos Pamela Grup. Swalayan dengan beberapa cabang di kota Jogjakarta.

Sore itu, kita mendengarkan paparan berikut :

Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat ialah hilangnya ilmu dan menyebarluaskannya kebodohan, maraknya perzinahan, diminumnya khamar, banyaknya perempuan dan sedikitnya laki-laki sehingga 50 wanita diurus oleh satu pria.” (Hadits Sahih Riwayat Bukhari). Di akhir zaman, jumlah wanita dibanding pria 50:1

Gambaran atau Value terhadap siarannya bisa disimak pada sebuah tulisan yakni di :

Resume Penelitian Terhadap Siaran KH Mabarun Bantul Jogja

** Naquulu Qoulanaa Haadza Linukarrimuhu ‘Ilmahu Wa
Ta’liimah
u ***

** Recording/ Rekaman akan dimunculkan besok saja, Insya Alloh and sekarang sudah siap ( 04 Februari 2012 )

Read Full Post »


geometri bumi - matahari in space

Bidang Geometri yang sederhana bila beberapa titik/ points dihubungkan lalu membentuk bidang. Bisa segitiga, segi empat atau malah segi tak beraturan (panjang dan sisi sisinya ada beda yang mencolok), atau malah bidang yang sangat indah dan teratur seperti ” bingkai intan atau permata “. Seseorang yang bercermin : akan ditemukan bidang yang sama jika cermin normal. Beda jika di cermin yang cekung atau cembung. Wajah manusia akan beda atau lucu, malahan….

Imam Nawawi dlm Riyadus Solihin hal.549/ copy

Dalam memandang kehidupan dari sisi usia atau perjalanan hidup seseorang, Rosululloh SAW mensabdakan dengan berikan coretan coretan yang syarat makna. Bisa jadi zaman moderen menilai BIASA, karena figure dan bentuknya. Namun bagi yang sedikit kenal dengan ” ilmu bidang “, tentu akan lain. Semua Nabi-Utusan miliki FATHONAH-KECERDASAN yang unique/ spesial. Bagaimana saat itu yang belum kenal ILMU BIDANG, namun sang utusan Alloh SWT ini torehkan cakupan yang indah dan futurologi/ masa depannya yang ” PASTI ” terjadi @orang/ ummatnya. Baik muslim atau bukan ( global ). Arti dan Terjemahannya serta GRAFIK atau GEOMETRIK KEHIDUPAN bisa simak berikut….

Dari arti atau terjemahan ini diambil beberapa NILAI yang penting :

1. Ummiyyin (sifat Rosululloh SAW) yang maknanya ” tak bisa baca tulis “, hanya yang berhubungan dengan wahyu dari sisi penulisan. Saat itu tidak boleh ada tulisan apapun, kecuali dalam bentuk simpanan yang ada d tempat beberapa sahabat (kepercayaan Beliau) untuk menjaga bahwa ” kalam Illahi ” bukan buatan Beliau.

2. Coretan garis tidak ada info di tanah atau di media apapun, menunjukkan kecermatan Beliau dalam ” menjelaskan ” arti garis garis tsb. Sedang matan hadist/ materinya tetap ” sebuah wahyu ” dari Alloh SWT, namun tak tercantum dalam Al Quran.

3. Angan-angan/ ASA digambarkan GARIS LEBIH : A (keluar bidang) : menunjukkan angan angan memang sangat panjang melebihi ” batas usia “. Namun bisa saja : angan/ cita cita ” belum kesampaian ” sudah didahului AJAL (garis-1).

4. point a,b : periodisasi usia manusia menurut perkembangan NORMAL yang selalu PADAT MASALAH ( garis dengan spasi kecil kecil).

5. Contoh NYATA buat tema ini : Jembatan Kalimantan Timur yang ASA-HARAPANNYA : bisa 20 th ke depan, ternyata HANCUR di usia yang ke-10. Ini terhadap nasib barang. Sedang buat manusia : Malam Tahun Baru 2012 kemarin beberapa penumpang Sumber Kencono ASA nya ke Surabaya atau kota lainnya, ternyata sampa NGAWI – MADIUN : Terjadi Kecelakaan hingga 6 orang TEWAS…….Harapannya sd Surabaya KANDAS ( garis-A ) namun STOPPED di jalur maut ( garis-1 ).

6. Penambahan huruf, angka, info lain : tambahan Penulis, untuk memudahkan dalam pendekatan ” sebuah bidang geometri “, yang mafhum di kalangan siswa atau mereka yang sedang hadapi telaah bidang. Tanpa nomogram ini, tentu gambar TIDAK BERMAKNA.

7. Setiap insan bisa saja punya ASA yang panjang sebagai atau ingin jadi apapun, namun harus ingat GARIS-1 / Garis Kematian selalu mengintai : entah dengan sebab sakit atau kejadian mendadak…..

Ifoel – Jogja – Jan 2012

Read Full Post »


nuklir explossion

Saat mengkaji hadist bab ” jenazah ” pada Sohihul Bukhory Nomor : 1338 ( original text/ kitab kuning ), sang Nara Sumber : Ust R. Syukur menceritakan pengalamannya saat seminar di Jogja beberapa waktu lalu. Seminar dengan kajian Jenazah dari aspek ilmiah, ada seorang Alumni Teknik Nuklir UGM mencoba menjawab : misteri tentang RUH atau bilamana jika jasad diletakkan di kubur/ akan dimakamkan.

Sang ahli ini ungkap : bila jasad sudah mati, maka RUH nya ikut mati. Thus….TIDAK ADA SIKSA atau KELAPANGAN di Qubur. Tubuh manusia saat HIDUP seperti dilengkapai NYAWA atau RUH atau semacam ENERGY. Tentu para PEMBACA yang diberi akal sehat : akan membenarkan pernyataannya, apalagi beliau ahli struktur mikro yang berkecimpung sehari hari dengan ” energy serta inovasinya “. Namun jawaban ini TETAP MEMBINGUNGKAN. Dalam ISLAM, apapun keadaan mayat/ sang wafat walau telah hancur TUBUH/ JASAD KASAR, namun tetap akan ada ” perhitungan amal “, dan hal ini sangat mudah sekali bagi Alloh SWT…….Allohu A’lam….Ilmu tentang ini GHOIB : wilayah yang cukup di-imani saja.

Well…..Sobat sobat sekalian….
RUH : jika dilihat dengan kacamata Q.S. Al qodr yang menceritakan tentang ” Malam Lailatul Qodar “, akan didapat RUH : Malaikat Jibril yakni Turunnya Malaikat ini atas izin Alloh SWT. Atau jika info hadist Nabi SAW tentang RUH, yang msyhur kita terima intinya : Nabi SAW sendiri TIDAK LEBIH TAHU akan RUH ini. Ada Penanya soal RUH, lalu Beliau SAW tegaskan : Yang Ditanya ( Nabi SAW) tidak lebih tahu dari sang penanya.

Giliran Ust. R. Syukur, dari sisi ISLAM, berikan penjelasan dengan mengutip Hadist Bukhory sbb : 1285 ( di kitab penulis : 1338 )

حَدَّثَنَا عَيَّاشُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ حَدَّثَهُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ وَإِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولَانِ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ لِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ فَيُقَالُ لَهُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنْ الْجَنَّةِ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا قَالَ قَتَادَةُ وَذُكِرَ لَنَا أَنَّهُ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى حَدِيثِ أَنَسٍ قَالَ وَأَمَّا الْمُنَافِقُ وَالْكَافِرُ فَيُقَالُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ لَا أَدْرِي كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيُقَالُ لَا دَرَيْتَ وَلَا تَلَيْتَ وَيُضْرَبُ بِمَطَارِقَ مِنْ حَدِيدٍ ضَرْبَةً فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيهِ غَيْرَ الثَّقَلَيْنِ

1285. Telah menceritakan kepada kami ( Imam Bukhory) : ‘Ayyasy bion Al Walid, telah menceritakan kepada kami ‘Abdul A’laa telah menceritakan kepada kami Sa’id dari Qatadah dari Anas bin Malik ( Sohabat Nabi SAW) : Rosululloh SAW Bersabda :

Jika seorang hamba (jenazahnya) sudah diletakkan didalam kuburnya dan teman-temannya sudah berpaling dan pergi meninggalkannya dan dia dapat mendengar gerak langkah sandal sandal mereka, maka akan datang kepadanya DUA MALAIKAT yang keduanya akan mendudukkannya seraya keduanya berkata kpd MAYYAT/ JENAZAH : ( tentang syahadat )

Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini, MUHAMMAD SAW…?.

1. Bila seorang MUKMIN, dia akan menjawab: Aku bersaksi bahwa dia adalah hamba Allah dan utusanNya. Maka dikatakan kepadanya: Lihatlah tempat dudukmu di neraka yang Allah telah menggantinya dengan tempat duduk di surga. Maka dia dapat melihat keduanya..

Qatadah berkata,: Dan diceritakan kepada kami bahwa dia (hamba mu’min itu) akan dilapangkan dalam kuburnya. Kemudian dia kembali melanjutkan hadits Anas R.A.

2. Dan adapun (jenazah) orang kafir atau munafiq akan dikatakan kepadanya apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini ( Muhammad SAW)….?.
Maka dia akan menjawab: Aku tidak tahu, aku hanya berkata, mengikuti apa yang dikatakan kebanyakan orang. Maka dikatakan kepadanya: Kamu tidak mengetahuinya dan tidak mengikuti orang yang mengerti. Kemudian dia dipukul dengan palu godam besar terbuat dari besi sehingga mengeluarkan suara teriakan yang dapat didengar oleh yang ada di sekitarnya kecuali oleh dua makhluq (jin dan manusia) .

Notes :
1. Terjemahan, penulis pisah pisah untuk memudahkan dalam cernaan susunan bahasa, serta hindari tumpukan tulisan, namun tetap tidak rubah maksud utama.

2. Ada kata yang ditambahkan ( misal Anas RA ) , kita lengkapi dengan ” sahabat “, untuk jelaskan kedudukan jalur, atau garis, atau sanad sehingga asal nya jelas. Sahabat Nabi SAW yang memang sering riwayatkan ( terutama dlm Bukhory, umumnya sangat dekat dg kehidupan Rosululloh SAW ).

3. Ruh, dan seputarnya : alam, dunia lain yang GOIB dan hanya Alloh SWT saja yang TAHU. Namun, saat jenazah masuk Qubur : Ada 2 Malaikat Yang Akan Menanyakan tentang ” ketauhidan ” yakni based on SYAHADAT nya terutama ” siapakah Muhammad SAW itu…?? “. Al Quran pun jelaskan demikian, bahwa RUH = Min Amri Robbii…..Diantara Urusan Alloh SWT ( Tuhanku/ Tuhan nya Muhammad )

4. Agar pertahankan SYAHADAT sekuat tenaga, agar saat AJAL atau WAFAT, masih simpan dlm qolbu ” kalimat tauhid ” yakni syarat masuk Islam dengan Syahadat ini. Ternyata : Pertanyaan 2 Malaikat seputar ” bagaima orang itu pengetahuannya dengan Nabi Terakhir

5. حَدِيدٍ ضَرْبَةً : PALU GODAM, dlm terjemahan tsb juga ” cukup ” muslimin IMANI agar bebas dari pengaruh ” rasionalitas yang tak terkendali “. Misalnya dengan Pertanyaan : PALU nya, oleh Malaikat buatan mana…?? bahannya apa .??? besarnya seberapa…??? katanya Malaikat itu BESAR , kok bisa masuk Qubur….???

6. Jika mengacu pentingnya TAUHID dlm berbagai perdebatan agama, atau SYAHADAT yang kadang kadang ratusan komentar. Nampaknya hadist ini : bisa dipakai hujjah , bahwa TAUHID itu urusannya : sbg bahan pertanyaan jelang alam/ kehidupan berikutnya.
7. Secara Lengkap Pembaca bisa di :

hadist bukhory 1285 – google

Namun tejemahannya : sangat mepet susunannya/ bertumpuknya bbrp kalimat sehingga kadang membingungkan buat yang belum biasa. Dan umumnya hadist hadist Bukhory cukup panjang panjang, meski yang pendek pun juga banyak

Allohu A’lam……

Read Full Post »


Perumpamaan dengan contoh realitas di lapangan : Memudahkan dalam Pemahaman dan Pengertian. Al quran diturunkan dlm Bahasa Arab, pembacaan, melafadzkan dan yang berhubungan dngan nya sifatnya global atau sama untuk seluruh dunia. Orang Indonesia, Eropa, Australia, Amerika dsb : jika sudah taraf pembelajaran TIDAK ADA PERBEDAAN. Penjabaran singkat seperti dalam QS. Az Zumar : 27 -28.

27. Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.

28.(ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.

buah Jeruk dan Manisnya

Bagi mereka yang berkompeten (atensi) terhadap Al Quran ini, Rosuulloh SAW terangkan dengan perumpamaan ” BUAH “. Gambaran ini ditanyatakan sebagai berikut :

Dari Abu Musa Al Asy’ari R.A dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:

مَثَلُ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالْأُتْرُجَّةِ طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَرِيحُهَا طَيِّبٌ وَالَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالتَّمْرَةِ طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَلَا رِيحَ لَهَا وَمَثَلُ الْفَاجِرِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الرَّيْحَانَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ الْفَاجِرِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْحَنْظَلَةِ طَعْمُهَا مُرٌّ وَلَا رِيحَ لَهَا

“Perumpamaan orang yang membaca Al Qur`an adalah seperti buah Utrujjah ( buah jeruk ), rasanya : lezat dan baunya juga sedap. Sedang orang yang tidak membaca Al Qur`an adalah seperti buah kurma : rasanya manis, namun baunya tidak ada. Adapun orang Fajir/ Durhaka yang membaca Al Qur`an adalah seperti buah Raihanah/ bunga bungaan saja : baunya harum, namun rasanya pahit. Dan perumpamaan orang Durhaka/ Fajir yang tidak membaca Al Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah/ Patrowali : pahit dan baunya juga tidak sedap. ( HR. Al-Bukhari no. 4632 dan Muslim no. 1328 .

Inilah informasi yang disampaikan Utusan Alloh SWT ini, tentunya mengacu pada situasi dan kondisi saat itu agar bisa mudah dalam pengenalan dan pengertiannya. Seperti BUAH NAGA yang hanya dikenal saai ini apalagi tidak semua lokasi bisa cocok, boleh saja dipakai namun untuk perbandingan saja. Sebutan/ penamaan BUAH BUAHAN ini, mengingat ini hadist juga sebenarnya adalah WAHYU ( berasal dari Alloh SWT juga ). Tidak mungkin Rosululloh SAW mengarang- ngarang atau Membuat Perumpamaan sendiri ( menurut kemauannya ). Soo : inilah pentingnya Hadist juga sebagai gambaran dan MEMPERJELAS diantara makna ayat ayat terkait, sebagaimana QS. Az Zumar di atas……….Allohu A’lam

ifoel, world city

Read Full Post »


Dalam Hadist 1323 ada sosok Ibnu Umar putra Umar bin Khottob (Kholifah-II) dalam sejarah Islam yang sering kita dengar atau saksikan, adalah Muda Talenta yang sangat dekat dengan Beliau Nabi Muhammad SAW. Bila bicara Apa Hukumnya ber-Qurban/ sembelih hewan buat/ seiring Idul Adha…?? maka sang muda ini ” kontan respon ” : Pokoknya Beliau SAW laksanakan….Beliau Rosululloh SAW lakukan Qurban….!!!!…Coba, anak muda dengan mantabnya ” menjawab persoalan ibadah dengan keluarnya biaya/ harta dengan mantab “.

hadist 1323 - 1324 Bukhory

Inilah hasil didikan Rosululloh selalu BRANDING semuanya. Baik muda, senior atau yang masih usia belia..Tulisan ini dalam rangka : emban yang ada di dalam Hadist Bukhory (kitab tersohih sesudah Al quran)dimana di cover booknya, beliau menorehkan pesan :
Semoga Alloh SWT memberikan kecerahan/ hidayah/ pandangan/ petunjuk kepada seseorang yang MENDENGAR ucapanku/ sabda Nabi SAW, lalu MENAMPUNGNYA-MENGUPASNYA dan MENYAMPAIKAN sebagaimana orang itu MENDENGARNYA…..( Al hadist ).

Hadist 1323 – Menceritakan kami Abu Nu’man, Jarir bin Hajim berkata bahwa ” ia telah mendengar ” Nafi’ berkata bhwa Aku ( Nafi’) dikabari oleh Ibnu Umar ( Abdullah bin Umar ) bahwa Abu Hurairoh RA berkata : Siapa yang ngikuti/ iringi Jenazah maka akan dapat 1 Qiroth. Maka Ibnu Umar berkata : ” Abu Hurairoh paling banyaknya HADIST diantara kami/ kita/ para sahabat dan telah benarkan pula ( 1324) ‘AISYAH RA thd Abu Hurairoh yakni : Rosululloh SAW ” berkata demikian “. Kemudian Ibnu Umar bependapat : thd 1 Qiroth ini : sungguh ( kita/ kami) sia siakan yang banyak tentang ini (iringi jenazah). Dan aku telah sia siakannya dari perlkara/ urusan Alloh ini….

Dari susunan hadist diatas tergambar sebagai berikut : Ibnu Umar ( tentu paling muda ), sudah sangat perhatiannya terhadap agama begitu tinggi, yakni disanjungnya Abu Hurairoh sebagai penyandang/ penghafal HADIST terbanyak. Siapa lagi kalau bukan Nabi SAW sendiri sebagai GURU nya…??? Begitu pula ‘Aisyah : membenarkan Abu Hurairoh sebagai ” penerang tentang maksud sunnah ini ” yakni Iringi/ Mengiring Jenazah : amalan atau perkara yang diatur oleh TUHAN – Alloh SWT.

Inilah perhatian ISLAM sangat KOMPLEKSITAS sekali hingga urusan jenazah sekalipun, jika ada mayat/ jenazah diperlakukan bak ” hewan atau makanan busuk ” yakni dibiarkan sepertinya sangat berlawanan dengan ISLAM dan amat dibenci oleh Alloh SWT. Jenazah/ mayat tetap miliki HAK yakni segera dimakamkan/ dikuburkan……

Allohu A’lam

Ifoel. 2011.

Read Full Post »

Older Posts »