Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘INDONESIANA’ Category


Gempa : diantara ayat Alloh SWT seperti ombak laut, peredaran planet, kematian, kelahiran dll……jika ada korban, insya Alloh SYAHID (buat muslimin). Namun beda dg syahid nya JIHAD. Ada bbrp mati syahid akibat bencana alam, Rosul SAW indikasikan/ sabdanya ada 5 ( tenggelam,, longsor, sakit dalem/ perut, wabah massal/ tho’un ), yg satu kok LUPA…….

Yg monumental : saat Ka,bah mau diserbu pasu…kan asing, mereka ditenggelamkan sdg di lokasi itu ada PASAR……Masing masing yg tenggelam tgt NIYAT terakhir (Riyadus Soilihin, Bab Niyat). Kalo Qorun : ditenggelamkan krn Adzab…..semoga Atceh : menjadi WARNING, terutama Pemimpin…..kalo bisa Stop : Koalisi tanpa tujuan, Nangkap Ulama, memfitnah muslimin dg Radikalisme, Fundamentalism dll……ehhh sapa tahu kurangi takdir Nya thd bencana yg ditimpakan hamba hamba Nya…….Allohu Akbar..

video siaran gempa aceh

Umat Nabi Luth AS ditimpaakan gempa dan bumi dibalik, krn kejahatan kaum nya ttg Homo yg menggurita. Tanauaibh nya negri Saddum/ Soddom, yg skr dikenal Sodommi……/sebuah prilaku menjijikkan……umat Nabi Syuaib : ditimpakan gempa krn curang dlm timbangan……semua disebutkan dlm ayat ayat Al Quran,,,,Allohu A’lam…..

Tulisan ini langsung sebagai respon atas musibah yang nimpa saudara saudari di bumi Rentjong dan sekitarnya…..Adapaun berita seputar itu bisa dilihat di :

seputar gempa aceh kini

Iklan

Read Full Post »


Assalamu’alaikum

suasana demo di kota besar

Pagi ini sengaja kagak sholat di mushola/ masjid terdekat. Namun kita pilih keluar buat cari udara lepas dari biasanya/ rutinitas, yakni masjid sekitar pasar tepatnya Pasar Buah Gamping Jogja. Deru mobil, truk sudah nampak sibuk di pagi nan gelap. Ada yang masih tidur di kursi dengan nikmatnya, ada yang sibuk hitung uang (mungkin modal hari ini) dll…Selesai shubuh, langsung gegas keluar & lihat sikon pasar pagi yang full budhe, pakdhe, simbok, simbah yang tidak perdulikan BBM dan nasib pendemo bagaimana….??? Mereka dengan positiv attitude gelar dagangan, rapikan jualan, tawar menawar tanpa membahas BBM sedikit pun. Bahkan ada nenek nenek, jualan sayur juga tanpa beban menawarkan pada siapa saja yang lewat, tak kecuali kita/ saya secara pribadi…..Begitulah pemandangan sekilas jelang naiknya BBM, yang bagi mereka (pasar pagi), tak terlalu membuat pusing. Simple, Praktis, atau malah Cuwek, Acuh Tak Acuh, Masa Bodho lah……!!!!

Di arena yang luas, mungkin nanti atau besok masih ada pendemo yang akan gelar aksi solidaritas nentang BBM plus intrik dan trik aparat antisipasi pendemo yang memang mulai ” nyerempet anarkis ” dengan bakar membakar dan menjarah ( sesuatu yang sangat dicela agama apalagi akhlak sebuah bangsa ). Namun inilah BUAH TANGAN kekecewaan terhadap naiknya harga BBM yang full Pengaruh terhadap lainnya….Bila ingat simbok, simbah yang di Pasar Gamping tadi : rasanya malu bila kita ber-demo namun malah terjadi ” rusak rusakan “, sedang para bakul di pasar tadi : Tetap optimis penuh keyakinan, bahwa hidup harus berlangsung, dengan berbagai caranya…

TEGAR : bukan milik Rosa saja

Yang kadang tak habis pikir, situasi sekarang bisa di-ibaratkan ” para pendemo dan aparat ” bagai anak anak yang ada dalam sebuah keluarga, dan Bapak/ Ortu nya : Presiden/ The First Man in Here. Apa latah, justru anak anak yang kelahi dengan sesama saudaranya sekrang BENAR BENAR di-ring-kan dengan sebuah kekuatan dari (Polisi/ ABRI). Bagaimana kita/ anda/ mereka : bila anak anak sudah mulai akan berperang, bewrkelahi, berdorong dorongan, berteriak sambil bawa ” korek api, korek gas, pisau, rebutan uang jajan yang agak besar. Sebagai orang tua : musthi harus ningkat pemgawasannya, karena anaka anak yang sudah pegang aneka benda yang berbahaya……Akankah SBY pulang buat amankan rakjat nya yang telah terjadi benturan dengan aparat..??? atau ke luar negri buat : cuci tangan sementara. Pemimpin bagaimana yang bisa handle persoalan dengan menjauhi rakjatnya sendiri…..???? Pantas lah inti sebuah hadist Nabi SAW : Pemimpin Yang Adil termasuk golongan pertama yang dapat naungan nantinya di Hari Akhir, kalo Tidak Adil …..???? Silakan terjemahkan sendiri…………

Wassalaamu’alaikum

Read Full Post »


Konsep ini Diminati Dunia Pertambangan

Jika sempatt membaca sejarah/ kisah Nabi Idris AS : maka beliau di-ibaratkan personal yang Dandy, Rapih, Necis dan Stylish. Dalam Al Quran, beliau dimasukkan kategori orang orang yang salih sisamping derajad sebagai Utusan Alloh SWT, beliau bekerja dengan tangannya. Banyak buku sebut dengan : menjahit dengan tangannya sendiri. Kata ” menjahit ” tentu tidak seperti sekarang yang peralatan serba moderen/ mekanis di samping marketing/ pemasaran yang tiada batas.

Ide Dan Konsep Murni Dari Lapangan

Begitu pula N. Dawud AS, beliau bekerja dengan tangannya. Keahliannya meramu, merangkai besi menjadi sekedar assesories atau baju besi (perang), maklum zaman itu iklim peperangan mewarnai manusia yang hidup di muka bumi untuk saling menguasai. Keahlian ramuannya digambarkan Al Quran dengan kalimat ” shon’ata labuusin “, ciri Nabi yang disamping sebagai Penguasa/ Raja juga mampu memanage istri yang banyak di samping N. Sulaiman AS.

Sebaik baik RIZKI seeorang, adalah hasil karya/ tangannya sendiri. Kalo statement ini datang dari Nabi Terakhir, yang cukup familier/ sering di dengar. Yahh, apapun namanya BEKERJA sangat dianjurkan oleh ISLAM. Monopoli, Penguasaan pada 1 Centre Bisnis, Pemerasan, Riba yang berlipat, Iklim Birokrasi yang rumit dll sebenarnya bila diteropong lebih dalam : bukan nilai nilai ISLAM yang datang di bumi ini. Bahkan Al Quran tegas katakan : Janganlah Kalian makan (harta) dengan BATHIL, yakni dengan cara meminta entah HAKIM atau POWER apapun agar urusannya dimenangkan (coba simak ayat ini sesudah BAB PUASA/ SHIYAAM ). Sehabis puasa, diawali dengan NASEHAT demikian….Apa HIKMAH NYA…..?? Biasalah, sehabis Puasa Ramadhan : perilaku manusia meskipun muslimin, terkadang akan kembali ke HABITAT NYA…..Banyaknya kasus KORUPTOR yang bernama lengket dengan ISLAM bukti Islam : sebatas nama….

Mantan Presenter Metro Suka dateng Di Event

Di alam realitas, kami mencoba menangkap ajaran ini dengan membuat produk sementara ini T-shirt dengan merk/ branding Zip Production. Masih di kalangan Otomotiv/ Roda 2. Sedang sisanya, dimanfaatkan sebagian untuk Membuat Busana Muslim, namun masih sebatas kawan kawan dekat saja. Sedang Perca nya dimanfaatkan Pengrajin/ Ada Yang Ambil buat : keset, taplak, atau assesoris lainnya berbahan perca/ sisa potongan kaos….Semua : Kreasi sendiri, dan dalam rangka menampung sebagian tenaga muda yang masih ” jobless ” serta sebagian bermanfaat buat mahasiswa untuk menambah ” uang sakunya “……..Kesimpulannya : Membeli Bahan Baku, lalu diolah dengan desain sendiri, penjualannya juga sendiri, namun sebagian sudah ada yang ambil/ grosir untuk dijual lagi/ Reseller…….Sehingga KARYA kita bisa memberi jalan sekaligus JALUR DISTRIBUSI yang bersambung…………tentu saja melibatkan banyak PIHAK.

Read Full Post »


Menilik beberapa berita Rekening Gendut dari Staff Pajak, jadi ingat dulu saat mau ambil Tema atau Karya Tulis tentang NJOP : Nilai Jual Objek Pajak. Saat itu Pembimbing sudah menilai di tengah tengah penelitian atau observasi data : akan banyak kesulitan akibat VARIABEL DATA banyak yang sudah tidak STANDAR alias BAKU dalam aturan yang dibuat oleh Ditjen Pajak sendiri. Masa sekarang, tentu sudah ada Tim Penilai secara ilmiah dan realistis, dibuktikan dengan banyaknya Konsultan Penilai yang berasal dari SWASTA.

Guwe Mahh.....Salesnya Pajak

Meski Pembimbing II yang berasal dari Pejabat yang terkait, saat itu KP PBB Surakarta serta dari alumni yang sama. Akan tetapi basic atau objek penulisan sangat beda. Beliau/ Sang Pejabat itu : visi misinya sebagai Birokrat (tentu lebih longgar) dalam hal ” sajian data “. Bapak Pejabat tsb kebetulan juga sedang S2 di Jogja. Kedekatan saya, beliau juga seorang putra Ulama tersohor di daerah Banyumas/ Purwokerto sekaligus pahlawan lokal yang sangat dikenal….

Pembimbing Utama ( Dosen ) : meragukan serta menyangsikan kesimpulan atau RESUME yang didapat dari skripsi/ penelitian bila ” tetap dilanjutkan “. Besaran/ Variabel yang ada dalam Juklak, bila dikonfrontir di lapangan : akan beda jauh. Bagaimana menentukan NILAI atau HARGA, sedang kenyataan di lapangan : BELUM ADA STANDAR NYA….??? Sedangkan jumlahnya BANYAK SEKALI…..???? inilah masalah utama, dan akhirnya meski dengan berat hati : Judul serta Tema saya REJECT alias GANTI JUDUL dengan bahasan lebih specifik Teknis ke Disiplin Bidang ( Statistik Buat Pengukuran Yang Dihasilkan Alat Yang Berbeda ). Murni : Observasi dan Netral

Contoh Real : Tabel dari PBB untuk jenis Lantai, Dinding, Pagar punya tabel : Keramik, Porselin ( Lantai ), Tembok, Kayu, Bambu ( Dinding ), Besi, Tembok campur Besi, Alumunium dll ( Pagar ). Masih banyak lagi variabel lain yg tak bisa sebut one by one nya.

Jenis Ini : Susah Tentukan NJOP nya....??

Di alam nyata, kata Broery : Semangka Berdaun Sirih……jenis barang barang itu : sudah tidak ada atau nilainya lebih tinggi. Sebut saja : Hotel Bintang 5, Rumah Mewah Konglomerat, Gedung Pertemuan Ekspatriat, Gedung Jangkung dengan bahan import.
Bagaimana menentukan NILAI OBJEK PAJAK nya, jika yang ada dalam ATURAN sedang du lapangan NIHIL…..??? Polisi saja kadang kesulitan untuk ungkap kejahatan, bila itu diluar SOP atau Juklak….

Inikah, yang akhirnya oleh Petugas lapangan atau Surveyornya DISALAHGUNAKAN dengan berikan VALUE atau HARGA semaunya : hingga LAPORAN bisa dimainkan…..???? Harga Yang tidak ada dalam TABEL, dengan Label Petugas Negara : se-enaknya saja tentukan NILAI dan SEMUA INCOME masuk ke kantong pribasi sedang laporan ke Dinas : Wajar Wajar saja……????

Allohu A’lam…….Sesama mantan Surveyor : semua ini bisa terjadi dan tergantung pada CENTHELAN……
Ini sebagian SAMPLE dan CONTOH saja ( PBB : Pajak Bumi dan Bangunan ). Sedang PAJAK tentu banyak sekali : divisinya.

Read Full Post »


Tulisan ini lanjutan : Kepada Siapa Ku Mengadu : bagian-I, dengan tema beda namun masih sambung makna.

Beruntung anda sebagai warga yang variasi suku : klas Jawa. Lho koq…? yahh, inilah yang pernah dilontarkan mantan Pe-Qori terbaik di negri ini dan melanglang hingga negri sebrang….Kalo Bakmi Jawa…??? Yaa, ini dia. Hampir warung bakmi di Jogja : branding Bakmi Jawa seakan ” daya pembius tersendiri “. Padahal yang jual orang rantau semisal : Lamongan, Gresik, bahkan dari tanah Sunda juga. Untuk buka warung bakmi : ingin populer harus dengan nama ” bakmi jawa “.

Struktur Mulut menyimpan SOFTAWARE keluarnya HURUF

Orang jepang , ucap ASSALAMU’LAIKUM dengan ASSARAAMU’ARAIKUM, lidah ucap ” L ” agak kesulitan. Urang Sunda untuk ucap DODOL GARUT dengan bunyi DHODHOL GARUT, atau huruf DAL/ D yang asli plus efek ” H “/ belum mendekati huruf yang sebenarnya. Di beberapa musabaqoh, lidah jawa : memang sangat fleksibel. Bahasa apapun, kalimat apapun, ayat apapun : pengucapannya mendekati ” yang sebenarnya “. Mungkin inilah komentar beberapa JURI atau WASIT yang selalu berada pada MTQ baik regional, maupun international. Resume ini memang tidak dari sekolah, lembaga, atau fungsional tertentu dan murni dari realitas lapangan.

Laa Tuharrik Bihii Lisaanaka Lita’jala Bihi : Janganlah (yaa Muhammad) Gerakkan Mulut/ Lisan dengan Al Quran ini agar kamu ( Muhammad ) ingin cepat cepat. Demikian salah satu bunyi ayat masih taraf awal awal turunnya Al Quran, saat Beliau Muhammad (sebelum diangkat menjadi Rosul) asing dengan berbagai ” model bacaan “. Bahkan Nabi SAW menjawab ” Maa Anaa Bi-Qorii-in ” atau ” Saya/ Muhammad ini : Kagak Bisa Baca, Ya Jibril…..!!! “. Bukan berarti tidak bisa baca tapi tidak bisa UCAP SESUATU….??? Tentu, sebelum menjadi Rosul : beliau sudah menikah bahkan saat muda sebagai PENGGEMBALA KAMBING tentu berhubungan dengan lain orang, majikan (yang akhirnya menjadi istri yakni sayyidatanaa Khodijah Binti Khuwailid RA). JIBRIL menyampaikan WAHYU atau Kalam Ilahiyah dengan : sesuatu yang 100 % baru, maksudnya baru, isi nya baru diluar keseharian atau bahasa sehari hari.

Alm. Abdussomad dalam ajarkan ILMU TAJWID memang langsung dengan beri contoh gerakan mulut, membuka mulut serta jelaskan posisi ” huruf ini dihasilkan “, dengan waktu yang mungkin orang sekarang TIDAK SABAR/ Panjang Waktu. Namun karena sarana yang demikian sederhana, beliau cukup elegan saat itu mengingat ” diantara kefasihannya “. Di Jogja, pengasuh Krapyak dikenal sangat bagus juga kwalitas bacaan Qurannya. Bagus disini : belum ke arah kajian makna, arti dan lain lainnya. Di kancah zaman moderen, memang banyak orang atau kelompok : yang hafal saja/ Haafidz, namun belum tentu bisa menjelaskan arti serta makna. Akan tetapi, seseorang dengan miliki LIDAH JAWA : sudah banyak modal untuk latihan dan belajar huruf huruf dalam Al Quran, berkat LUWES NYA beberapa ungkapan, kecuali ada ” kekurangan ” seperti : PELO, CEDHAL, atau Gigi yang mulai rontok. Atau Filosofi JAWA : opo opo arep, hingga sifatnya MODERAT. Moderat karena saking NRIMONYA hingga WAHYU yang berbahasa Asing/ Arab : tetap mudah……Banyak bersyukur dengan konstruksi mulut yang masih utuh, hingga : membaca kalaamulloh, insya Alloh menjadi ” syafaat atau amal rujukan ” nanti nya. Banyak amalan di yaumil akhir : akan jadi SANDARAN UTAMA, walaupun di mata manusia SANGAT SEDERHANA bahkan dianggap REMEH…….

Allohu A’lam ……..bersambung ******

Read Full Post »


Materi Daam Tajwid Dalam Diagran Moderen

Kira Kira Dwi Minggu-an lalu, saat ada kajian sedehana (peserta yang sedikit), penulis ditanya : kemana Mas ini mendapat ilmu ( ranah/ telaah Islam )…..!???. Di Lembaga seperti jamaah Nahdhiyyin ( NU ), pertanyaan seperti ini ” wajar dan lumrah “. Ada syarat syarat dan Garis ketentuan, dimana seseorang boleh mensiarkan atau melakukan pembelajaran bila mempunyai ” sanad atau jalur khusus ” yang sambung dengan (tokoh tokoh legitimate yg bersangkutan), bahkan nyambung hingga Rosululloh SAW. Saat temu kawan Paketu Ormas suatu kota, beliau infokan : Habib XXX itu hafal Guru Gurunya hingga Nabiyyulloh SAW (ungkapnya)….Mangtabs lah….jika memang demikian.

SaatBocah : memang kita sudah akrab dengan lingkungan ponpes mini (kampung), alm. Kakek : Abdusshomad menantu alm. Abu Amar (pengasuh ponpes Jamsaen Solo). Jamsaren : diantara ponpes awal di negri ini. Istri ke-3 Abu ‘Amar yang berasal dar Madiun/ Sewulan adalah Nak Ndulur istri alm. Hasym Asy’ari : pendiri NU. Abu ‘Amar dengan istri 3 dengan putra/i nya : 21 orang. Diantara putri Abu Amar : dijodohkan dengan alm. AR Fahrudin ( tokoh Muhamadiyah yang legendaris di Jogja ), disamping sebagai anggota Dewan, Pak AR demikian akrabnya) : masih jualan bensin ecer disamping Ulama Muhamadiyah yang disegani (Runtuhnya Singgasana Kyai : 2003), dimana Penulis buku ini kader NU, Muda namun sudah wafat.

Langsung saja, Penulis akrab dg seni baca Al Quran/ Tilawah tamat hingga SMP. Pelajaran diperoleh dengan HUNTING GRATISAN kemana tempat yang ada, maklum zaman dulu masih banyak di kota Solo. Sedang TAJWID langsung dengan Sang Kakek yang memang sangat Bagus Bacaanya disamping Ahli Tafsir namun sangat Lembah Manah/ Low Profile. Diantara Guru Qiro’ ini sebut saja : Ibu Muslimah yang Cantik bak Model, Mas Ir. Arifin (skr Dosen Undar Jombang), Ibu Lilis (sdr Ipar, juara MTQ Bandung ), serta Kaset kaset baik Nanang Qosim, Aisyah Jamil, Mohamad Dong. Buat Kalangan Qori, nama nama ini pasti sangat akrab dan bawa nama Indonesia di Tingkat Internasional. Khusus TAJWID : Sang kakek, sangat DISPLIN sekali antara Jam Belajar dan Setor Bacaan ( macam preman azzah….byee…). Jika Salah dan Keliru, pukulan akan mendarat, namun tingkat nya buat pendidikan anak. Dari kelas 4 SD awal dikenalkan TAJWID, baru SMP kelas III kami dinyatakan LOLOS semuanya/ sayang gak ada ijasahnya yang penting percaya dan kurang lebih diatas 10X Khatam Quran serta CEK LANGSUNG dengan Sang Kakek, Di samping itu alhamdulillah Tingkat Solo : MTQ sudah mencapai Juara II. Mas Jamil (kakak kelas SMP), Mas Imron yang Model juga Model Pria Muda Solo saat itu : selalu bersaing di kancah MTQ baik tingkat kota/ propinsi….Knapa Hunting Gratisan….??

Kebo ini Dijuuki Kyai Juga oleh Tradisional People

Di Solo hingga sekarang, komunitas Pengajian sangat Variatif dari yang kampungan hingga disorot Dunia (Ponpes Al Mukmin Ngruki). Beberapa Tokoh Solo saat itu, penulis meski masih bocah sudah biasa mendengar obrolan dengan Sang Kakek, karena memang Kakek disamping Perintis Al Islam Solo, tidak afilisiasi dengan Partai, Ormas, Organisasi lain. Sebut saja alm Abdulah Tufail Saputra (founding MTA) yang sekarang MAJU PESAT, alm Abdulah Mardjuki (Tiga Serangkai, Founding ponpes As Salaam Solo), Amin Rais (Muda), Tokoh NU, Tokoh Mihamadiyah, dan Tak Kalah Penting alm. Abdullah Sungkar : DPO era Orba serta Ust Abu Bakar Ba’asyir (ABB Muda) yang sekarang mendekam sbg tahanan karena FITNAH terorisme era Reformasi Jilid-II. Bahkan diantara Menag RI : alm. Munawir Sadzali murid Beliau juga.

Ini Tulisan Bagian Pertama, dan BERSAMBUNG…..

Read Full Post »


Pagi ini setelah Shubuh : coba membaca Ibnu Kastir yang tulisannya kecil kecil, akhirnya malah tertidur ( karena tulisannya atau memang setannya sedang bermain ). Begitu beranjak bangun, ada suara dari radio yang agak kemresek/ karena gelombang nya tidak pas. Belakangan ketahuan Radio itu mungkin Milik Pribadi ( Mungkin Al Madinah FM ). Radio berbasis Salafiyyun, nampaknya. Isinya cukup INTI saja, yang ternyata rekaman seorang Tokoh DDI ( Dewan Dakwah islam ), Lembaga yang dulu binaan alm. Muhammad Natsir (Masyumi ) saat RI-1 Soekarno (alm).

sebuah musibah saat ini

Yang diperlukan buat Ulama Indonesia, pemimpin bangsa Indonesia : mensiasati musibah, bencana menjadi RAHMAD…..Beliau Penceramah sampaikan atau contohkan : Ada sebuah wilayah daerah KOLAKA : dulu ada daerah gagal total tanaman apapun, setelah ada gerakan sholat jamaah ( Lurahnya Hafidz Al Quran ). Warga diminta tetap dalam aktivitasnya sambil tunggu perkembangan waktu. Tidak sampai waktu lama, akhirnya hujan turun dalam beberapa waktu sedang musim sebenarnya TIDAK SEDANG MUSIM HUJAN. Sampe sekarang : daerah itu sudah tidak ada lagi yg menerima zakat maupun infaq dan lainnya yang sifatnya pemberian dari seseorang buat lainnya. Sayang sekali……Tepat 10 menit mendengar uraian Radio itu, siarannya langsung STOP…….Yahh, jadi gak tahu siapa Penyampai tadi……

Read Full Post »

Older Posts »