Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘AGAMA ISLAM’


Sepintas dari Judul : apa betul karena Si Inem atau Bibi (Bi’) Minah sang Juragan/ Majikan/ Tuan Besar/ Nyonya besar kebanjiran pahala….???? Dulu gambaran Inem : Pelayan Yang Seksi hingga sempat di-sinetronkan atau bahkan jadi ICON : Pembantu yang sempat menggoda utuhnya Rumah Tangga. Sedang Bibi Minah : Pembantu yang setia namun sudah cukup usia (paruh baya), hingga sudah tidak ada pilihan buat mengabdi Sang Juragan/ Majikan.

Dalam pengajian Radio Persatuan 2 hari lalu, almukarrom KH Mabarrun Jogja via Radio Persatuan : bahas ini dengan cukup humoris meski yang disampaikan Hadist dari Jawaahirul Bukhory (Rangkuman/ Ringkasan) tentang ” Pembantu Memberi Pahala Tanpa Mengurangi Pahala Majikan “. Memang belum LAZIM-UMUM, namun Rosululloh SAW berikan formula/ ketetapan nya sebagai berikut (tertuang dalam Shohih Bukhory : 1425) dan kita sertakan manuskripnya :

BAB : Seseorang Memerintah Penjaga Rumah ( Pembantu, Satpam/ bhs moderen, Tukang Kebun, Asisten dsb) BERSEDEKAH serta TIDAK MENGURANGI keutamaannya.
Langsung Saja (ringkas jalurnya), dari ‘Aisyah RA (istri Nabi Muhammad SAW) berkata, telah bersabda Nabiyulloh SAW : Bila WANITA-ISTRI bersedekah dari sebagian makanan/ hasil/ kepunyaan di rumahnya dengan ” tidak merusak ” atau (ke arah kejahatan), baginya PAHALA-BALASAN serta pahala buat SUAMI-TUAN RUMAH karena itu semua hasil kerja suaminya (bagi yg memang Suami : Pekerja Tunggal). Begitu pula buat KHOOZIN/ PENJAGA/ PEMBANTU seperti itu TANPA MENGURANGI pahala/ balasan masing masing SEDIKITPUN ( Tuan Rumah, Boss, Majikan ).

And soo, berdasarkan info serta keterangan Nabi SAW : semestinya seorang BOSS, MAJIKAN atau Tuan Rumah sekecil atau sebesar apapun untuk BERPACU DALAM MELODY amalan ini. Pahala yang dijanjikan Alloh SWT : tidak berkurang karena mengurangi pihak yang terlibat akibar BEDA PANGKAT. Dan inilah diantara INDAHNYA ISLAM tentang hal di atas. Jika Nabi Muhammad SAW berikan ketetapan, itu artinya sudah mendapat ” petunjuk/ wahyu ” dari YANG MENGUTUS NYA atau ALLOH SWT……Dan Alloh SWT : Dzat atau Sang Pemberi Janji tanpa pernah ” membatalkan/ menyelisihi janji Nya “…..

Muslimin yang biasa baca ayat akan kenal ” Innallooha Laa Yukhliful Mii’aad ” : Bahwa Alloh SWT TIDAK AKAN PERNAH (hingga hari akhir tiba thd amalan hamba Nya), tentang balasan di akhirat….Berbeda dengan janji janji BBM yang akan berikn BLT sebesar apapun, suatu saat BLT akan HABIS, sedang kenaikan : sudah sulit turunnya kecuali : Jarit nya Simbok di Pasar atau Ibu yang suka pakai atau Sarung nya para Pria…..Kalau sarung kagak turun…..??? yahh : tahulah artinya…

Allohu A’lam (Alloh SWT : Dzat Paling Tahu) terhadap nilai balasan ini, jika diberikan sekarang : ohh…..akan berlomba lomba manusia buat raih itu. Kalo perlu TKI TKI atau TKW digratiskan, karena pemerintah ingin berperan thd Pahala Tenaga Kerja bila mereka sisihka sebagian harta/ kekayaan nya. Akibat punya pemikiran sejenis/ QIYASH terhadap Majikan kepada Bawahan/ pembantu……..!!!!

Ifoel – Jogja

Iklan

Read Full Post »


Tulisan ini muncul karena tidak sengaja berhadapan dengan situasi lapangan/ realitas yang ditemui beberapa waktu lalu. Pas Wedangan temu P Camat (mantan) di kecamatan Solo Utara yg kebetulan tetangga. CAMAT : pejabat struktur yang meski ” bawah ” namun membawahi beberapa Kalurahan dengan berbagai proyek besar sertifikasi seperti PRONA – AJUDIKASI (joint dg BPN) dll yg memang tidak bisa dibilang KECIL nilainya. Di kala pensiun, beliau malas ” bayar pajak ” baik motor, aset tanah kosong nya, atau rumahnya sekarang. Alasannya : Pajak Berubah Harga…// wooww….ternyata bukan ” naik ” istilahnya. Berubah bentuk dari ” harga wajar ” yang tidak terkira. Semua PERISTIWA ini kurang lebih ” minggu kedua bulan Oktober 2011 ” hampir bersamaan.

insomnia jika melilit : TAX

Kejadian ke-2, saat mau ke Jakarta di Stasiun TUGU Jogjakarta dg klas bisnis. Pengantar DILARANG masuk, hingga barang bawaan spt oleh oleh, atau sekedar Tas/ Koper jika tak mampu harus dengan KULI atau Jasa Bawa. Segera setelah KULI bawa barang barang saya, kaget juga : uang jasa NAIK sekita 5.000 – 10.000 yang akan disetor KE DALAM. Apa makna KE DALAM, tak perlu dibahas lebih lanjut. Itu untuk 1 orang KULI nya. Jika ada 100 kuli ….??? wisss….top dach…..

Kejadian-3 : saat yang sama NUNGGU kereta, ada anak kecil usia kira kira 3-4 tahun nangis merengek rengek ingin temu sang Bapak yang ada di dalam halaman tunggu kereta tujuan Jakarta pula/ klas Eksekutiv. Si Anak yang ditemani Ibunya : DILARANG masuk, karena memang Pengantar dilarang masuk. Si Anak ” tetap menangis ” dan Ibu nya kehabisan akal sedang si Ayah tampak bingung karena bawaannya juga banyak/ koper ta bisa tinggalkan dari duduknya. Jawban Sang Petugas, cukup buat ” miris ” : saya sekedar laksanakan TUGAS…..!!! semua pengantar is NOT PERMITTED. Hukum per-PERON-an ternyata GALAK dihadapan si anak nangis yang tahunya : makan, minum, nangis, dan maaf (ngengek/ Jawa : Buang Air Besar yg bisa sewaktu waktu) tanpa pandang waktu dan tempat.

Kejadian-4 : ada seseorang yang ingin NIAGA-DAGANG dengan resiko tinggi ( sewa stand yang mahal, waktu mepet, cost tinggi/ di kota besar), resiko hujan siap hadang. Jika GAGAL, alamat vendor vendor : tidak terbayarkan plus hutang yang MENGGUNUNG. Orang ini lalu ambil tindakan IRRASIONAL dengan : sedekah, infaq, yang BUKAN ZAKAT lah. Intinya sebagian BEKAL diberikan sebelum AJANG BISNIS nya berlangsung. Pokoknya percaya 100 % bahwa SEDEKAH is BAWA BERKAH. Tentang kebenarannya serahkan saja Allohu A’lam………

Well Sobat Sekalian…..and Walhasil : orang ini meraih sukses diluar ” yang diperkirakan ” meskipun barang niaganya tidak habis/ masih sisa. Namun pendapatannya jauh melebihi ” perkiraannya “.

Sejenak menyimak kejadian diatas baik : Ex Pejabat yang malas bayar Pajak Yang Berubah Bentuk Harga, Diskriminasi Pengantar di Peron terhadap Anak Kecil, Serta Kesuksesan diawali Sedekah bagi Pebisnis sebelum Transaksinya : cukup banyak HIKMAH nya….Tidak ada RUGINYA jika dalam skala yang lebih luas diaplikasikan buat STATE atau NEGARA.

sebuah kereta eksekutiv di stasiun

Eeeh….sesekali : Rakyat/ Warga diberi keringanan atau diskount entah dalam ujud apapun, kelonggaran hukum jika menyangkut anak, manula, janda veteran dll. Juga perlu ditingkatkan ” Sedekah Nasional ” yang dilakukan Pemerintah juga dalam ujud apapun. Jika PEBISNIS tsb telah buktikan ampuhnya SEDEKAH, apa NEGARA tidak bisa duplikasi/ meniru…..??? misalnya : Tiket Tiket jangan NAIK @minggunya, yaah cukup 1X sebulan lah. Hampir semua yang bepergian akan rasakan ini, jika JUMAT – SABTU – MINGGU/ AHAD akan berpikir KOCEK dua kali, karena tingginya kenaikan apalagi bila TIKET di tangan CALO CALO yang tak pernah RAIB dari dunia bepergian baik : darat, laut, udara. Ingatan saya, memang benar dengan SEDEKAH semua akan ” tidak rugi “, bisa jadi : Rakyat selalu Mendoakan agar selamat semua dalam perjalanan, Timbul Empati pada Jasa Pelayanan dari Pemerintah, Rasa kenyamanan Terbentuk, serta Berbaik Sangka yang terjadi OTOMATIS ( ini sangat mahal harga ).

Coba simak Kalaamulloh dari Kejadian Diatas, dan silakan Buktikan : apa benar ayat Alloh SWT bagi perilaku Sedekah/ Infaq atau Pemberian dalam Ujud apapun di QS. Faathir : 29.

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Sesungguhnya orang-orang yang mempelajari/ mengkaji Kitab Allah/ Al Quran, mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu boleh mengharapkan suatu perniagaan yang tak akan pernah bangkrut.

NEGARA : dalam pengertian luas juga Pemberian Alloh SWT yang ingin sukses atau untung atau semua makmur ( Gemah Ripah Loh Jinawi ). Jika simak ayat ini : kenapa ” tidak didahului dengan sedekah ” jika ingin ” sukses atau tidak bangkrut……??? Tak Perlu dengan ketakutan malas ” bayar pajak “. Asal antara TAKE and GIVE jalan, semua warga akan support. Kejadian sekarang : memaksakan kehendak dalam segala hal diantaranya Pajak, serta Peraturan Yang sangat kaku sekali ( contoh : PERON di stasiun) atau sektor Pendapatan Lain : Pembuatan SIM, STNK, Visa, Passport dll yang sifatnya WARGA TIDAK ADA PILIHAN kecuali ” terpaksa manut “. bahkan YLKI / Lembaga Konsument pun : tak bisa berbuat banyak………. Allohu A’lam ……………..

Ifoel, 2011, November Rain…..

Read Full Post »


Wahid Institue dan Ma’arif : jadi rujukan Ansyad Mbay dlm mengomentari RADIKALISME, kutipannya sbb :
** Ideologi radikal, seperti dikutip Ansyad berdasarkan hasil penelitian Wahid Institute dan Maarif Institute, adalah orang yang merasa mewakili tuhan di muka bumi untuk menghabisi musuh tuhan. Celakanya, musuh tuhan dibuat definisi sendiri, tak pernah disosilaliasikan lebih dulu. Tahu-tahu dikirimi paket bom buku. Ulil Absar Abdalla adalah salah satu yang didaftar sebagai musuh Islam. Tak dipungkiri, sekarang ini banyak buku beredar di masyarakat tentang daftar orang yang menjadi target mujahidin: hidup atau mati **

Read Full Post »

KEMUNAFIKAN


media jarang ungkap ntah para Da’i, ntah naskah/ screening. Ahmadyah,N.I.I. ntar ada lg apa?? jelas penyusup klas tnggi. Hanya gol. MUNAFIQ yg brani ambil resiko tsb/ dlm ISLAM demi profit sesaat (refer to ayat At Taubah 100-101). Quran warningkan, agar jgn ambil pemimpin/ wali/ tman akrab yg jd sekutu musuh Alloh

Read Full Post »

CANGGIH MANA….??


pembuat MIG27, Menara kembar WTC, albert einstein, Producer Sputnix dibanding dg Dzat Yg Bisa Menghidupkan yg Mati (dr kubur BESOK) dan Mematikan yg Hidup (cabut nyawa) : canggih mana…???? Kadang dunia terlena dg penemuan-akal, namun 1 hal ta bisa : RUH-NYAWA. Dg diabetes wae ” wis klimpungan “

Read Full Post »

CERCA SAHABAT NABI


alhamdulillah, saya sdh hapus ” ditandai dg gambar ” yg disitu telah berani ” menghina Abu Bakar As-shiddiq RA “. Semoga tread itu segera ” bertobat : ato Alloh SWT akan berikan pelajaran yg setimpal. Abu Bakar RA, Ustman RA, Umar RA : sahabat sahabat awal masuk Islam. ALLOH SWT ridlo pd mereka/ sahabat sahabat itu, dan mereka sgt ridlo dg keridloan Alloh SWT……..Allohu A’lam

Read Full Post »